

Apel deklarasi netralitas dan penandatanganan pakta integritas ASN Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Provinsi Papua, di halaman kantor gubernur, Senin (21/7). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki pengaruh besar terhadap iklim demokrasi di Papua, jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan gubernur dan wakil gubernur.
Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni mengatakan, netralitas ASN sangat penting karena akan mempengaruhi yang lain. Sebab, apa yang dilakukan berpengaruh kepada lingkungan dan lainnya.
“Kenapa harus netral ? Karena ASN harus melayani semua pihak, tidak boleh membeda-bedakan pihak tertentu. Semua masyarakat harus dilayani,” tegas Fatoni usai memimpin deklarasi netralitas dan penandatanganan pakta integritas ASN Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Provinsi Papua, di halaman kantor gubernur, Senin (21/7).
Ia mengatakan, ASN tidak boleh terganggu dengan situasi politik. Bahkan, tidak ikut-ikutan untuk melakukan tindakan-tindakan atau perbuatan yang tidak sesuai dengan peraturan ASN.
Termasuk deklarasi netralitas dan penandatanganan pakta integritas ASN serentak se-Provinsi Papua untuk mengukuhkan kembali komitmen bahwa ASN harus bekerja profesional untuk bangsa dan negara, tidak ikut berpolitik praktis dan terus menjaga netralitasnya.
Page: 1 2
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…
Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…
Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…
Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan ada dua orang warga yang…