Dalam aturan itu ditujukan kepada para pemegang izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol di Kota Jayapura. Kemudian Pemilik tempat hiburan malam dan panti pijat di Kota Jayapura juga seluruh masyarakat di Kota Jayapura.
Penegasanya tidak menjual dan mengonsumsi minuman beralkohol selama Bulan Suci Ramadan sesuai ketentuan yang diatur dalam instruksi tersebut. Dimana setiap pemilik bar, cafetaria, karaoke, panti pijat, toko penjual minuman beralkohol legal serta pengunjung agar menaati jam buka dan tutup tempat usaha.
“Siang hari tidak diperkenankan untuk beroperasi/ membuka ataupun menjual minuman beralkohol. Kemudian malam, toko penjual minuman beralkohol legal buka pukul 20.00 s/d 22.00 WIT. Selanjutnya Bar, Diskotik, Cafetaria, Karaoke dan Panti Pijat Buka Pukul 20.00 s/d 24.00 WIT. Sementara untuk hotel beroperasi seperti biasa” ujarnya.
Dia menegaskan, bagi yang melanggar ketentuan tersebut, akan diambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku dan atau pencabutan SITU, SIUP, SIUP-MB dan TDP dan Sanksi Administtrasi lainnya kepada pemegang izin. (roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…
Rilis yang diperoleh dari Humas Polres Boven Digoel menyebutkan, pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanah Merah…
Swedia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan telak pada laga pembuka, sementara Belanda…
Perselisihan menajam setelah KS menolak membayar karena menganggap seluruh kewajibannya telah lunas. Ketegangan tersebut memuncak…
Keharuan memuncak saat para siswa satu per satu berjalan ke depan untuk menerima tanda kelulusan.…
Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MH mengatakan jika, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memiliki kepedulian besar terhadap…