

Kombes Pol. Parasian H. Gultom (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA–Ditreskrimum Polda Papua bersama Polresta Jayapura Kota masih terus melakukan pendalaman terkait insiden ditemukannya botol berisi bahan bakar di area Kantor Komnas HAM Papua.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor), botol tersebut terkonfirmasi mengandung senyawa hidrokarbon yang biasa ditemukan pada bahan bakar minyak jenis bensin atau minyak tanah.
Meski demikian, dari hasil olah TKP, botol tersebut diketahui belum terpasang sumbu. Polisi masih mendalami apakah peristiwa ini merupakan aksi pelemparan sengaja atau ketidaksengajaan.
“Dari hasil olah TKP, botol tersebut belum dipasangi sumbu. Kami masih mendalami apakah peristiwanya merupakan dugaan pelemparan atau ada unsur ketidaksengajaan meletakkan botol tersebut di lokasi terjatuh, yaitu di bawah kipas blower AC,” ujar Kombes Pol Parasian H. Gultom , Selasa (15/9)
Dalam proses penyelidikan awal, tim penyidik telah mengamankan dan memeriksa sejumlah rekaman CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian maupun jalur di sekitarnya. Namun, analisis awal pada rekaman CCTV saat terdengar bunyi jatuhnya botol belum menunjukkan adanya pergerakan atau aktivitas mencurigakan di depan kantor.
Page: 1 2
Pantauan di lokasi, kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala…
Upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh gabungan personel Lapas dan instansi terkait telah berlangsung…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul diperpanjangnya masa tanggap darurat pascakebakaran selama tujuh hari, setelah sebelumnya…
Pembangunan Papua masih menghadapi persoalan yang saling berkaitan, mulai dari sulitnya membuka akses antarwilayah, belum…
Dalam kunjungan tersebut, Abisai menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jayapura bersama masyarakat menyambut baik kehadiran…
Populasi sejumlah satwa liar di Papua Selatan, termasuk kangguru Papua (Macropus agilis), disebut mengalami penurunan.…