

Petugas Karantina Papua dan unsur terkait saat memperlihatkan satwa liar yang diamankan saat operasi pengawasan Angkutan Lebaran 2026, di Pelabuhan Laut Jayapura, Jumat (13/3). (Foto/Dok.Karantina Papua for Cepos)
Puluhan Burung Cendrawasih hingga Nuri Gagal Diselundupkan dari Jayapura
JAYAPURA-Upaya penyelundupan satwa langka yang dilindungi disinyalir masih marak dilakukan, terutama lewat jalur laut di pelabuhan Jayapura. Hal ini terbukti Badan Karantina Indonesia melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Papua kembali menggagalkan dua upaya penyelundupan puluhan satwa liar dilindungi asli Papua, selama pekan kemarin.
Penindakan tersebut dilakukan dalam operasi pengawasan Angkutan Lebaran 2026 terhadap aktivitas embarkasi dan debarkasi KM Gunung Dempo, di Pelabuhan Laut Jayapura, Jumat (13/3) pekan kemarin.
Plt Kepala Karantina Papua, Krisna Dwiharniati menjelaskan, petugas berhasil mengamankan 25 ekor burung langka dalam kondisi hidup. Satwa endemik yang diselamatkan terdiri atas 21 ekor Nuri Kabare (Kasturi Raja), dua ekor Nuri Bayan, dan dua ekor Cendrawasih Ekor Kuning.
Menurut Krisna, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen mengenai dugaan peredaran satwa liar ilegal yang akan dilalulintaskan melalui pelabuhan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Karantina Papua yang dipimpin Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Jayapura, Maryam Ladamusa, langsung melakukan penyisiran di area pelabuhan.
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…
Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…
Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…
Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…
-Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini, Sekolah Anak…
Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala…