

Tiga wara PNG saat diamankan di Sat Narkoba Polresta Jayapura Kota, Minggu (7/1). Ketiganya kedapatan membawa ganja.( Foto/Humas Polresta)
JAYAPURA-Tiga warga Negara asing asal Papua New Guinea (PNG) terpaksa berurusan dengan Sat Narkoba Polresta Jayapura Kota. Pasalnya tiga pria ini diringkus usai kedapatan membawa paketan ganja yang rencananya akan dipasarkan di Kota Jayapura. Ketiganya diamankan Minggu (7/1) dini hari.
Ketiga pelaku tersebut berinisial GG (29), JG (28), BG (35). Mereka diamankan oleh petugas di lampu merah pertigaan Hamadi Distrik Jayapura Selatan sekira pukul 02.30 WIT.
Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota AKP Irene Aronggear, ketika dikonfirmasi mengatakan, tim opsnal Sat Narkoba mendapat informasi bahwa ada tiga orang warga negara PNG yang membawa narkotika jenis ganja menggunakan Mobil Xenia Hitam dari Hamadi ke Distrik Abepura.
“Tepat di Lampu Merah Pertigaan Hamadi distrik Jayapura Selatan anggota Opsnal langsung memberhentikan mobil tersebut dan mendapati ada 3 orang warga negara PNG di dalam mobil yang sedang memangku tas warna coklat,” jelas AKP Irene.
Anggota Opsnal langsung memeriksa tas tersebut dan mendapati narkotika jenis ganja. Irene menambahkan, adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 tas ransel warna coklat, 1 plastik bening ukuran besar yang dililit oleh lakban hitam diduga berisikan narkotika jenis ganja, 2 karung beras ukuran 5 kg yang dilakban bening dan coklat berisikan ganja dan 2 lilitan lakban coklat berisikan 10 paket plastik ukuran besar yang berisikan ganja.
“Ketiga pelaku kini telah diamankan di Mapolresta Jayapura Kota dan sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh penyidik Sat Narkoba Polresta Jayapura Kota,” pungkas AKP Irene. (ade/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…