Categories: METROPOLIS

Jaga Netralitas ASN di Pesta Demokrasi, Jangan Main Medsos!

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua ingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitasnya di pesta demokrasi. Hal itu disampaikan Penjabat Sekda Papua, Derek Hegemur pada penutupan pendidikan dan pelatihan prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II dan III formasi honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, yang digelar di Auditorium Uncen, Rabu (6/12).

  “Kerja baik baik, lurus lurus saja. Tidak usah ke kiri dan ke kanan, terlebih di tahun Politik  ASN sama dengan netralitas,” ucap Derek

  Lanjut Derek, ASN di pesta demokrasi jangan menggunakan medsos. Apalagi  mengikuti berbagai kampanye dengan segala format dan dinamikanya. “ASN harus jaga netralitas dalam pesta demokrasi, kalau saudara mau coba coba silahkan nanti kita buktikan,” tegasnya.

  Sementara itu, Derek menyampaikan, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan prajabatan bagi CPNS formasi honorer serta orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja merupakan kebijaksanaan dan program yang strategis dalam pendayagunaan aparatur negara.

  “Dalam hubungan ini, diklat prajabatan dan orientasi mempunyai arti yang cukup penting dan mendasar. Karena penyelenggaraan diklat ini secara nasional dimaksudkan untuk memberikan pengembangan sumber daya manusia dengan mengacu kepada standar kompetensi agar mampu mengoperasionalkan pekerjaan secara efektif dan efisien untuk terwujudnya penyelenggaraan good governanc,” terangnya.

   Lanjut Derek, pembentukan ASN melalui diklat prajabatan dan orientasi diharapkan memberikan kontribusibagi Pemerintah Daerah pada aspek pelayanan terhadap masyarakat yang diarahkan pada pencapaian tujuan luhur, agar mampu memahami sepenuhnya tugas pokok dan fungsi dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan sebagai pelayanmasyarakat dan Abdi Negara dengan sebaik-baiknya.

  Adapun kebijakan afirmasi yang diberikan oleh Menteri PAN-RB Republik Indonesia kepada Provinsi Papua untuk mengakomodir THK2 dan tenaga kontrak yang masa kerjanya di atas 5 tahun sebanyak 20 ribu orang.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Jangan Diam, Laporkan Kekerasan Perempuan dan Anak!

   Yuliani menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berupa tindakan yang menimbulkan penderitaan secara…

3 hours ago

Jaga Kamtibmas, Siskamling Diminta Diaktifkan Kembali

  Menurut Rustan, Siskamling merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keamanan berbasis lingkungan. Kehadiran…

4 hours ago

Pemkot Pastikan Korban Kebakaran Dok V  Didaftarkan BPJS Kesehatan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari…

5 hours ago

Sekolah Harus Jadi Jembatan Suara Pelajar Kepada Pemerintah

  Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…

8 hours ago

Akses Jalan Darat, Laut hingga Udara Papua Didorong Terhubung

Pembangunan konektivitas antarwilayah menjadi salah satu fokus pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan di tanah Papua.…

15 hours ago

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

16 hours ago