

Ketua DPR Papua, Jhon Banua Rouw saat memantau proses cuci darah di RSUD Dok II Jayapura, Kamis (5/9). (foto:Eryck / Cepos)
JAYAPURA – Ketua DPR Papua, Jhon Banua Rouw kembali mendatangi RSUD Dok II Jayapura untuk memastikan pelayanan kesehatan, khususnya cuci darah benar-benar berjalan dengan baik.
“Hari ini (kemarin-red) saya balik ke RSUD Dok II dan bersyukur bahwa semua pasien cuci darah atau HB sudah bisa dilayani mulai dari pagi tadi,” ungkap Jhon Banua kepada awak media di halaman RSUD Dok II, Kamis (5/9).
“Upaya-upaya yang kita lakukan selama ini dan janji saya bahwa kita akan menyelesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Kemarin waktu kita habis rapat dan kita minta dikirim menggunakan pesawat, Puji Tuhan hari ini sudah datang dan sudah digunakan hari ini juga,” sambungnya.
Sebelumnya, puluhan pasien terancam tak bisa melakukan cuci darah di RSUD Dok II Jayapura. Setelah pihak managemen menyatakan bahwa ada beberapa bahan termasuk cairan yang biasa digunakan untuk proses cuci darah, ternyata mulai habis. Pasienpun diminta menunggu hingga akhir bulan September.
Merespon hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua langsung menggelar audiensi bersama pihak RSUD Jayapura, pada Rabu (4/9), serta perusahaan penyedia jasa barang farmasi. Dalam audiensi membahas cairan cuci darah hingga honor tenaga medis atau kesehatan (nakes).
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…