

Pastor Willem Bungan, OFM Foto (foto:Jimi cepos)
JAYAPURA – Kedatangan Pemimpin Tertinggi Gereja Katholik, Paus Fransiskus ke Indonesia yang kemudian akan melanjutkan kunjungannya ke Vanimo, PNG ternyata mendapat respon dari warga Kota Jayapura, Keerom dan Kabupaten Jayapura. Warga mulai berbondong – bondong mengurus syarat administrasi agar bisa melintas ke negara tetangga, PNG.
Dan hingga saat ini, tercatat sebanyak 186 warga Indonesia yang telah mendaftarkan diri untuk berkunjung ke Vanimo pada 8 September 2024 mendatang. Namun, hanya warga yang memiliki visa yang diizinkan masuk ke PNG. Jumlah tersebut merupakan jumlah yang telah daftar di keuskupan Jayapura. Kedatangan Paus Fransiskus merupakan kunjungan ketiga seorang Paus ke Indonesia, setelah Paus Yohanes Paulus II pada 1989 dan Paus Paulus VI pada 1970.
Seperti diketahui Paus telah menghadiri misa akbar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (5/9).
Selaku Koordinator perserta kunjungan Paus ke Vanimo, PNG, Pastor Willem Bungan, Mengatakan bahwa lalu antusias masyarakat menyambut kedatangan pemimpin tertinggi gereja Katolik itu sangat tinggi. Terlihat dari jumlah umat yang telah membelikan tiket untuk melihat langsung.
Untuk Kota Jayapura tercatat sebanyak 48 orang, Abepura 46 orang, Sentani 23 orang, Waena 66 orang, dan Arso 3 orang. Berdasarkan informasi yang didapat Cenderawasih Pos pada, Kamis (5/9) bahwa untuk jadwal keberangkatan akan berlangsung pada 8 September 2024 sekira pukul 07.00 WIT dengan mengunakan 20 bus PON Papua.
Seperti diketahui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Kota Jayapura, Papua akan dibuka pada pukul 07.00 WIT. Tutup dari Puku 13.00-16.00 WIT. Kemudian akan buka kembali pada pukul 17.00-19.00 WIT. Dari sisi persiapan Keuskupan Jayapura tidak berkerja sendiri tetapi dibantu oleh beberapa instansi terkait diantaranya kantor imigrasi, kantor lintas batas dan pihak keamanan dari TNI-POLRI.
Diketahui di Vanimo PNG Paus hanya kurang lebih tiga jam lamanya yakni dari pukul 15.00-18.00 waktu PNG. (kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…