Categories: METROPOLIS

43 SMP/MTS Laksanakan Ujian dengan Kurikulum 13

JAYAPURA-Meskipun pemberlakuan kurikulum baru merdeka belajar secara resmi sudah ditetapkan oleh pemerintah. Namun nyatanya masih ada sekolah-sekolah yang menggunakan kurikulum 2013 (K13).

   Di Kota Jayapura pun masih ada 43 SMP MTS yang menggunakan kurikulum 13 terutama dalam pelaksanaan ujian sekolah tahun ini. “Untuk beberapa sekolah di kota Jayapura ini, sekitar 43 sekolah SMP MTS, itu lulusannya ya,  masih menerapkan kurikulum 2013″kata ketua MKKS SMP Kota Jayapura, Purnama Sinaga, Sabtu (4/5).

   Karena itu untuk soal ujiannya MKKS juga telah memfasilitasi pembuatan atau penyusunan soal bersama di tingkat sekolah tersebut.

“Sehingga kepada 43 sekolah tersebut kami masih menyusun soal secara bersama. Soal itu sudah dalam bentuk master soal, yang akan kami bagikan besok pada masing-masing sekolah untuk kemudian digandakan di sekolah,” bebernya.

   Lanjut dia, dengan adanya penyusunan soal bersama, secara tidak langsung bahwa ujian sekolah di Kota Jayapura dilaksanakan secara bersama. Baik untuk jadwal maupun untuk soalnya.

   Sementara  untuk teknik ujiannya berbeda setiap sekolah. Ada yang melaksanakan secara online, ada yang menggunakan secara paper test. Kemudian untuk pengawasannya, pengawasan sekolah itu silang. Sementara itu untuk pelaksanaan ujian sekolahnya sendiri akan dimulai pada tanggal 13 sampai 17 Mei 2024.

  “Kemudian untuk sekolah penggerak, mereka mengambil irisan, ada soal yang beririsan,  mereka bisa susun secara bersama tetapi sebagian atau 50% menyusunnya dalam internal sekolah. Jadi kolaborasi” tambahnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

2 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

10 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

11 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

13 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

14 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

15 hours ago