

Wali Kota, Abisai Rollo dan Wakilnya, Rustan Saru saat meninjau pasar di Youtefa beberapa waktu lalu. Disperindag Kota Jayapura terus berupaya menata pasar yang ada maupun menertibkan pasar liar. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk menata dan menertibkan aktivitas pasar yang tidak sesuai peruntukan, khususnya di wilayah Abepura dan Entrop. Penertiban ini dilakukan menyusul masih maraknya aktivitas jual beli di luar area pasar resmi, terutama di wilayah Distrik Heram.
Sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pasar liar di antaranya kawasan Expo Waena, Perumnas III Waena, hingga sepanjang Jalan SPG kompleks Perumahan Bucend III.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jayapura, Barto Itaar, menjelaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah menyiapkan fasilitas pasar resmi di wilayah Waena, yakni Pasar Penyanga.
Namun, sebagian pedagang dan masyarakat memilih berjualan di pinggir jalan demi kemudahan akses bagi pembeli. “Di Waena sebenarnya sudah ada Pasar Penyanga. Tetapi masyarakat lebih memilih berjualan di pinggir jalan, karena pembeli bisa langsung berhenti dengan kendaraan roda dua atau roda empat, membeli, lalu langsung melanjutkan perjalanan,” jelas Barto Itaar saat dikonfirmasi Cepos, Kamis (5/2).
Meski memahami alasan tersebut, Barto menegaskan bahwa aktivitas pasar di luar lokasi resmi tetap perlu ditertibkan karena berdampak pada ketertiban, keamanan, dan kelancaran lalu lintas.
Page: 1 2
Selain berfungsi sebagai alat pemantauan, pemasangan CCTV juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencegah meningkatnya…
Dari hasil pengawasan, kosmetik tanpa izin edar alias ilegal menjadi yang paling banyak ditemukan di…
Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen di Jayapura, Sabtu, mengatakan RPJMD merupakan dokumen strategis yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH , MH menyatakan hari ini bisa dilihat bersama panen ubi…
Ribuan umat Katolik, biarawan, dan biarawati dari empat dekanat di dua provinsi Papua dan Papua…
Primus pun meminta aparat keamanan selaku penegak hukum agar bertindak cepat mengungkap motif di balik…