

BLT- Untuk transparansi dan agar tepat sasaran, penyaluran Bansos akan berbasis digitali. Tampak penyaluran Bantuan sosial BLT di Kantor Pos Abepura beberapa waktu lalu. (foto:Dok/Cepos)
JAYAPURA – Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kota Jayapura pada prinsipnya disesuaikan dengan jenis bantuan yang diberikan.
Khusus Bansos yang bersumber dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Jayapura bertugas memastikan bantuan tersebut tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.
Menurut Matius, mekanisme penyaluran bansos kini semakin diarahkan pada sistem digitalisasi. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tetap dilakukan melalui pihak perbankan yang telah ditunjuk oleh pemerintah pusat.
“Tugas kami di daerah adalah memastikan data penerima benar dan tersosialisasi dengan baik di seluruh RT dan RW, sehingga Bansos yang disalurkan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Matius Pawara saat dikonfirmasi Cepos, Kamis (5/2).
Ia menjelaskan, penyaluran bansos berbasis digital merupakan bagian dari transformasi strategis pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos).
Transformasi ini bertujuan meningkatkan akurasi, transparansi, dan efisiensi penyaluran bantuan dengan mengintegrasikan data penerima menggunakan teknologi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…