Categories: METROPOLIS

Aktifitas Pasar Liar di Luar Pasar Resmi Segera Ditertibkan

JAYAPURA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk menata dan menertibkan aktivitas pasar yang tidak sesuai peruntukan, khususnya di wilayah Abepura dan Entrop. Penertiban ini dilakukan menyusul masih maraknya aktivitas jual beli di luar area pasar resmi, terutama di wilayah Distrik Heram.

Sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pasar liar di antaranya kawasan Expo Waena, Perumnas III Waena, hingga sepanjang Jalan SPG kompleks Perumahan Bucend III.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jayapura, Barto Itaar, menjelaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah menyiapkan fasilitas pasar resmi di wilayah Waena, yakni Pasar Penyanga.

Namun, sebagian pedagang dan masyarakat memilih berjualan di pinggir jalan demi kemudahan akses bagi pembeli. “Di Waena sebenarnya sudah ada Pasar Penyanga. Tetapi masyarakat lebih memilih berjualan di pinggir jalan, karena pembeli bisa langsung berhenti dengan kendaraan roda dua atau roda empat, membeli, lalu langsung melanjutkan perjalanan,” jelas Barto Itaar saat dikonfirmasi Cepos, Kamis (5/2).

Meski memahami alasan tersebut, Barto menegaskan bahwa aktivitas pasar di luar lokasi resmi tetap perlu ditertibkan karena berdampak pada ketertiban, keamanan, dan kelancaran lalu lintas.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

9 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

10 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

11 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

12 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

13 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

14 hours ago