Dengan sistem baru tersebut, proses penyaluran bansos yang sebelumnya melalui tujuh tahapan kini dipangkas menjadi tiga tahapan, sehingga lebih cepat dan efisien.
Selain itu, masyarakat juga diberikan kemudahan untuk melakukan pendaftaran dan pengusulan secara mandiri melalui aplikasi yang telah disediakan.
Meski dinilai membawa banyak manfaat, Matius menegaskan bahwa penerapan sistem digitalisasi ini masih memerlukan tindak lanjut berupa regulasi yang pasti serta petunjuk teknis pelaksanaan dan penggunaan yang jelas.
“Ini perlu aturan yang kuat dan teknis yang jelas agar pelaksanaannya di lapangan tidak menimbulkan kebingungan dan tetap berjalan sesuai tujuan,” pungkasnya.
Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kota Jayapura berharap penyaluran bansos ke depan semakin transparan, tepat sasaran, dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…