

Siswa SD Negeri Kotaraja saat melaksanakan ujian akhir sekolah, terlihat serius dan tenang, Selasa (5/5) (foto:Jimi/cepos)
JAYAPURA – Tidak hanya Sekolah Menengah Atas (SMP), pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) juga dilakukan oleh siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di seluruh Kota Jayapura.
Di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kotaraja contohnya, pelaksanaan UAS berlangsung dengan lancar. Sebanyak 109 siswa kelas VI terdaftar sebagai peserta yang berjuang menyelesaikan rangkaian ujian sebagai syarat kelulusan tahun ajaran 2025/2026.
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7 Mei 2026. Kepala SDN Kotaraja, Makdalena Rahabe mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan protokol dan jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Jayapura.
“Hingga memasuki hari kedua ini, suasana di lingkungan sekolah tampak tenang dan kondusif,” ujar Makdalena kepada Cenderawasih Pos, Selasa (5/4).
Para siswa terlihat fokus mengerjakan soal-soal ujian di dalam ruang kelas masing-masing. Ketertiban ini tidak lepas dari pengawasan ketat yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Pihak sekolah mengapresiasi kedisiplinan para siswa kelas VI yang hadir tepat waktu dan mengikuti tata tertib ujian dengan penuh tanggung jawab. Pengawasan yang dilakukan oleh guru bertujuan untuk memastikan objektivitas nilai dan menjaga integritas pelaksanaan ujian di lingkungan sekolah.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…