

Ketua KPU Provinsi Papua Steve Dumbon dan Ketua MRP Nerlince Wamuar saat bersalaman usai penyerahan dokumen di Kantor MRP, Jumat (30/8)(foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pertimbangan dan persetujuan terkait keaslian orang asli Papua (OAP), dari Majelis Rakyat Papua menjadi hal penting bagi pasangan bakal calon kepala daerah Gubernur Papua yang bertarung di Pilkada November mendatang.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Steve Dumbon saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (4/9).
“Jika MRP tidak berikan rekomendasi itu yang jadi masalah, dan dengan waktu yang singkat rekomendasi MRP tersebut apakah bisa kita abaikan atau harus ganti pasangan,” kata Steve.
Lanjut Steve, ganti pasangan ini yang harus dikoordinasikan lagi dengan partai pengusung dan melalui proses panjang. “Dampak tidak adanya rekomendasi dari MRP ini sangat luar biasa, kita berharap untuk Papua tidak ada persoalan dengan rekomendasi MRP,” harapnya.
Sementara itu, terkait dengan tindak lanjut dari proses tahapan Pilkada. Steve mengatakan KPU saat ini sedang verifikasi dan klarifikasi berbagai dokumen dari para Bacakada.
“Tim KPU Provinsi maupun KPU kabupaten/kota di seluruh Papua sedang tersebar di seluruh Indonesia untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi dokumen. Terutama menyangkut ijazah daripada calon,” kata Steve.
Selain itu kata Steve, prosedur untuk mengganti atau yang menggugurkan para calon adalah gugur karena masalah kesehatan, terkena pidana dan berhalangan tetap atau meninggal dunia.
“Selama tidak ada alasan itu kita tidak bisa ganti yang bersangkutan,” ucapnya.
Sedangkan untuk pengumuman hasil tes kesehatan sendiri akan dilakukan pada 5 September setelah penyerahan dari RSUD Jayapura.
“Hasil tes kesehatan diserahkan pada Rabu (4/9) selanjutmya 5 September dilakukan pengumuman hasilnya,” kata Steve.
Sebelumnya, KPU Papua menyerahkan dokumen bakal calon (Bacalon) gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua kepada Majelis Rakyat Papua (MRP). Hal ini untuk mendapatkan pertimbangan dan persetujuan terkait keaslian orang asli Papua (OAP).
Penyerahan dokumen pada Jumat (30/8) menyusul hanya dua calon Gubernur Papua yang mendaftarkan diri di KPU pada Kamis (29/8) malam. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga
Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…
Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…