Categories: METROPOLIS

Polda Papua Didesak Tangani Insiden Berdarah di Pelabuhan Biak

JAYAPURA—Puluhan keluarga korban insiden berdarah yang terjadi di Pelabuhan Biak pada mendatangi Markas Polda Papua, Selasa 30 Desember 2025. Kedatangan mereka menuntut keadilan atas penanganan perkara yang dinilai tidak transparan, tidak profesional, serta tidak sesuai dengan fakta di lapangan oleh Polres Biak.

Salah satu perwakilan keluarga korban, Wilyams Msen, mengatakan langkah tersebut diambil karena pihak keluarga merasa tidak puas terhadap proses hukum yang berjalan hingga saat ini. Menurutnya, penanganan kasus oleh Polres Biak belum memberikan kepastian hukum maupun rasa keadilan bagi para korban.

“Masih ada beberapa pihak yang diduga kuat terlibat dalam insiden ini, tetapi belum ditetapkan sebagai tersangka dan belum dilakukan penahanan,” ujar Wilyams kepada wartawan di Jayapura, Sabtu (3/1).

Ia secara khusus menyoroti sosok berinisial SS, yang disebut-sebut sebagai aktor utama dalam peristiwa berdarah tersebut, namun hingga kini belum ditahan oleh aparat penegak hukum.

Selain itu, pihak keluarga juga mengkritisi rilis resmi yang dikeluarkan Polres Biak. Menurut mereka, keterangan resmi tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan fakta kejadian di lapangan. “Terdapat perbedaan antara pernyataan resmi kepolisian dengan kesaksian para korban serta saksi mata yang berada langsung di lokasi kejadian di Pelabuhan Biak,” ungkap Wilyams.

Situasi tersebut, lanjutnya, menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya pengaburan fakta yang berpotensi menghambat hak korban untuk memperoleh kebenaran. Atas dasar itu, keluarga korban berinisiatif melaporkan perkara tersebut ke Polda Papua agar mendapat perhatian serius dari Kapolda Papua. Wilyams menyebut, saat kedatangan mereka, keluarga korban diterima langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

8 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

9 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

9 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

10 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

10 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

11 hours ago