

Gubernur Papua Matius D Fakhiri (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Banjir yang melanda beberapa daerah di Sumatera, termasuk Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Aceh, dan Sumatera Utara, menjadi catatan penting bagi Pemerintah Provinsi Papua.
Untuk mengantisipasi hal serupa, Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta masyarakat untuk tidak melakukan penebangan pohon sembarangan. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak menganggu Cycloop.
“Cycloop tidak boleh diganggu, karena itu merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat yang ada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Keerom,” tegas Gubernur Fakhiri, di kantor gubernur, Selasa (2/12).
Namun, jika sudah terlanjur gundul. Melalui program pemerintah, pihaknya akan melakukan penanaman kembali sebagai bentuk menjaga hutan agar tetap lestari. “Dalam pengelolaan (hutan), saya sudah minta kepada industri pengelolaan hutan agar benar-benar melaksanakan sesuai dengan ketentuannya. Kemudian melakukan kontrol dan pembinaan kepada masyarakat sekitarnya,” ujarnya.
Page: 1 2
Pencarian yang dimulai pukul 06.00 WIT tersebut sempat terhambat oleh cuaca buruk, sehingga kapal KN.SAR…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan bantuan tersebut merupakan alokasi tahun 2025 untuk bulan…
Setelah seluruh pasukan Batalyon TP 860/NSK digeser ke Waropen, sudah dua minggu ini aktivitas di…
Kapolres Jayawijaya Melalui Kanit Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polres Jayawijaya Ipda Muhammad Torib Basori,…
Sehubungan dengan kondisi tersebut, Demarce meminta warga untuk lebih proaktif memeriksa kondisi lingkungan tempat tinggal.…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kapolsek KPL Merauke, Iptu Muhammad Adam Srifaldy, SH, membenarkan…