

Gubernur Papua Matius D Fakhiri (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Banjir yang melanda beberapa daerah di Sumatera, termasuk Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Aceh, dan Sumatera Utara, menjadi catatan penting bagi Pemerintah Provinsi Papua.
Untuk mengantisipasi hal serupa, Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta masyarakat untuk tidak melakukan penebangan pohon sembarangan. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak menganggu Cycloop.
“Cycloop tidak boleh diganggu, karena itu merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat yang ada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Keerom,” tegas Gubernur Fakhiri, di kantor gubernur, Selasa (2/12).
Namun, jika sudah terlanjur gundul. Melalui program pemerintah, pihaknya akan melakukan penanaman kembali sebagai bentuk menjaga hutan agar tetap lestari. “Dalam pengelolaan (hutan), saya sudah minta kepada industri pengelolaan hutan agar benar-benar melaksanakan sesuai dengan ketentuannya. Kemudian melakukan kontrol dan pembinaan kepada masyarakat sekitarnya,” ujarnya.
Page: 1 2
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa…
Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG, Finnyalia Napitupulu, menginformasikan bahwa gambaran cuaca secara umum di…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengatakan, definisi OAP telah memiliki dasar hukum…
Wali Kota menyoroti kebiasaan sejumlah OPD yang menggelar kegiatan tidak sesuai waktu yang tercantum dalam…