“Saya harap masyarakat di Papua, di bawah kepemimpinan saya di setiap usaha termasuk hutan harus bisa mendapat manfaatnya,” sambungnya.
Ia juga meminta adanya pembinaan-pembinaan yang dilakukan oleh pemegang HPH (Hak Pengusahaan Hutan) termasuk dari Dinas Kehutanan untuk tetap dikontrol. “Harus dikontrol, mana yang harus ditebang mana yang tidak, karena kita harus menyelamatkan hutan,” tegasnya.
Kata gubernur, di sisi lain, menebang (pohon) itu boleh ada ketentuannya. Namun perlu dilakukan reboisasi sehingga yang ditebang bisa tumbuh dengan tanaman baru.
“Ke depan, kami akan melakukan penanaman pohon pada lahan-lahan yang selama ini belum ditanami. Kami akan berusaha untuk mendapatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari karbon,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…
Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…
Kedelapan tersangka masing-masing FA (30), YA (33), RA (35), ZT (40), OR (29), RA (42),…
Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…
Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…
Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah mengalokasikan beras sebanyak 13…