Tarsi juga menyoroti alasan gugatan DM yang dianggap tidak berdasar. Dalam persidangan, DM menyebut ketidakcocokan dan perilaku istri yang dianggap tidak menghormatinya serta menggunakan uang untuk membeli kosmetik sebagai alasan perceraian. Namun, seluruh dalil itu tidak disertai bukti maupun saksi yang mendukung.
“Semua dalil hanya tuduhan sepihak. Tidak ada bukti ataupun saksi yang menguatkan pernyataannya. Karena itu, semua tingkat pengadilan menolak gugatan DM,” tegasnya.
Tarsi menduga bahwa gugatan cerai yang diajukan DM hanyalah dalih agar bisa menikahi perempuan lain.
“Berdasarkan pengakuan klien saya, DM meninggalkan rumah sejak istrinya hamil anak kelima dengan usia kandungan tujuh bulan. Setelah diselidiki, selama ini ia tinggal bersama perempuan lain,” ungkapnya.
Selain dugaan penelantaran dan perzinahan, Tarsi juga membeberkan adanya kekerasan yang dilakukan DM. Sang suami disebut beberapa kali datang ke rumah dan membuat keributan, bahkan menganiaya istrinya di hadapan anak-anak mereka.
“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, pada tahun 2024 lalu, kami telah melaporkan DM ke Polresta Jayapura Kota dan juga ke Polda Papua,” jelas Tarsi.
Ia berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut demi memberikan kepastian hukum kepada kliennya dan kelima anak mereka.
“Saya percaya kepada penyidik untuk menangani laporan ini secara profesional dan adil. Klien saya hanya ingin mendapatkan perlindungan hukum dan keadilan bagi dirinya dan anak-anaknya,” pungkas Tarsi Hantang. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…
Komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan mendapat apresiasi dari…
Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono saat dihubungi dari Nabire, Senin, mengatakan patroli gabungan tersebut…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumamb, SH, MH menegaskan jika usai dilakukan penangkapan…
Sebuah langkah baru pariwisata berbasis komunitas lahir di Tanah Papua. Lewat Paket Eduwisata dan Sejarah…