Categories: METROPOLIS

Laporkan Suami ke Polisi, karena Tega Telantarkan Istri dan Anak

JAYAPURA-Seorang ibu rumah tangga berinisial DFI, warga Kota Jayapura, melaporkan suaminya berinisial DM ke Polda Papua atas dugaan penelantaran, perzinahan, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Laporan tersebut disampaikan melalui kuasa hukumnya, Tarsi Hantang, setelah DM dinilai tidak pernah mengurus keluarga selama tujuh tahun terakhir. Kuasa hukum DFI, Tarsi Hantang, mengungkapkan bahwa persoalan rumah tangga kliennya telah berlangsung sejak tahun 2018. Sejak saat itu, DM disebut meninggalkan istri dan kelima anak mereka tanpa memberi nafkah lahir maupun batin.

“Sejak 2018, klien saya mengurus kelima anak mereka seorang diri. Ia memenuhi kebutuhan makan, pendidikan, hingga kesehatan anak-anaknya tanpa bantuan dari suaminya. Sementara sang suami tidak pernah hadir dalam kehidupan anak-anak tersebut, padahal mereka masih sangat membutuhkan peran seorang ayah,” ujar Tarsi, Jumat (1/8).

Permasalahan semakin memuncak setelah DM menggugat cerai istrinya sebanyak tiga kali berturut-turut di Pengadilan Negeri (PN) Jayapura. Gugatan pertama diajukan pada 24 Februari 2023 dan diputuskan pada 26 Juni 2023 dengan hasil seluruh gugatan ditolak. Gugatan kedua diajukan pada 28 Agustus 2023, namun kembali ditolak oleh PN Jayapura pada 15 Januari 2024.

DM kembali mengajukan gugatan ketiga pada 19 Agustus 2024, dan hasilnya pun sama, gugatan ditolak seluruhnya. Tak puas, DM kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Papua. Namun, pada Kamis 31 Juli 2025, majelis hakim tetap menolak seluruh gugatan tersebut.

“Majelis hakim menyatakan bahwa perkara ini masuk dalam kategori nebis in idem, artinya perkara yang sama tidak dapat diajukan kembali. Seharusnya DM mematuhi putusan pengadilan tersebut,” jelas Tarsi, Jumat (1/8/2025).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

14 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

15 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

16 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

18 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

19 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

20 hours ago