Categories: MERAUKE

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

MERAUKE– Setelah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui menandatangan MoU dengan gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, direktur utama 9 rumah sakit nasional pengampu dan 7 rumah sakit regional pengampu langsung turun ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke untuk melakukan pengecekan secara langsung, Rabu (6/5).

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Papua Selatan dr. Benedicta C. Herlina Rahangiar dan diterima langsung Direktur RSUD Merauke dr. Dewi Wulansari.  Selanjutnya dengan dibagi beberapa kelompok atau tim, para direktur rumah sakit nasional dan regional pengampu tersebut langsung tersebar dan melakukan pengecekan sarana prasarana, peralatan medis dan sumber daya manusia yang dimiliki RSUD Merauke.

Diketahui 9 direktur rumah sakit nasional pengampu tersebut yakni RSK Dharmais, RSJPD Harapan Kita, RSPON Mahar Mardjono, RSUPN Cipto Mangunkusumo, RSAB Harapan Kita, RS Persahabatan, RSPI Soelianti Saroso, PKJN Marzuki Mahdi dan RSM Cicendo.

Sementara 7 rumah sakit regional pengampu yakni RSUP Wahidin Sooedirohoesod , RSUP Kandou, RSUD Soetomo, RSUD Jayapura, RSUP Sardjito, RSUD Syaiful Anwar dan RSM Bali Mandara.

Direktur Pelayanan Klinis Dirjen Kesehatan Lanjutan, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dr. Obrin Parulian, M.Kes mengatakan dengan hadirnya para direktur rumah sakit nasional maupun rumah sakit regional pengampu di RSUD Merauke ini harapannya kedepan pelayanan RSUD Merauke akan semakin baik dan sesuai standar. Apalagi, provinsi Papua Selatan belum memiliki rumah sakit sendiri, sehingga RSUD Merauke yang akan menjadi tulang punggung pelayanan Kesehatan bagi masyarakat di Papua Selatan saat ini.

Obrin Parulian mencontohkan di Provinsi Gorontalo, rumah sakit provinsi jauh tertinggal dibandingkan dengan rumah sakit Kota Gorontalo. Sehingga dia berharap RSUD Merauke bisa seperti itu.
‘’Kita memahami dengan keterbatasan khususnya di Papua memang tantangannya sangat berbeda dibandingkan tempat lainnya,’’ tambahnya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Recent Posts

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

1 day ago

Maraknya Kebakaran, Wali Kota Minta Damkar Siaga Penuh

Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…

1 day ago

Bupati Keerom: Perlunya Juknis Penggunaan Dana Otsus

Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…

1 day ago

Masyarakat Adat Diminta Dilibatkan dalam Saham PT PDM

Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…

1 day ago

Pemkab Jayapura Pastikan Hewan Kurban Sudah Layak Dijual

Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan…

1 day ago

Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan

Berdasarkan hasil monitoring, wilayah Zona Musim (ZOM) seperti Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Sarmi saat ini…

1 day ago