

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat memberikan pengarahan kepada petugas damkar usai memadamkan api di Waena, Minggu (10/5). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, meminta seluruh jajaran pemadam kebakaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan menyusul maraknya peristiwa kebakaran yang terjadi belakangan ini di sejumlah wilayah Kota Jayapura.
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Ia menegaskan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran harus berada dalam kondisi siaga penuh agar dapat merespons cepat setiap kejadian yang terjadi di lapangan.
“Belakangan ini cukup sering terjadi kebakaran. Karena itu saya minta Damkar siaga penuh agar ketika ada kejadian bisa langsung bergerak cepat membantu masyarakat,” ujar Abisai Rollo.
Ia mengatakan, beberapa kasus kebakaran yang terjadi dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari korsleting listrik, kebocoran kompor gas, hingga kelalaian saat melakukan aktivitas di dalam rumah.
Karena itu, selain kesiapan petugas pemadam kebakaran, masyarakat juga diminta untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Banyak kebakaran dipicu korsleting listrik, kompor gas, dan kelalaian lainnya. Jadi masyarakat juga harus lebih teliti saat beraktivitas di rumah,” katanya.
Abisai menilai, pencegahan kebakaran tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata. Kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan rumah dan lingkungan juga menjadi faktor penting dalam menekan risiko terjadinya kebakaran.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…