

Tim Sar Gabungan saat mencari Pelajar yang tenggelam di Bonggo, Rabu (7/1). (foto:Sar Jayapura)
Pencarian Korban Tenggelam di Sarmi Ditutup
JAYAPURA–Proses pencarian terhadap Oktariani (18), pelajar yang dilaporkan hilang akibat terseret arus di Pantai Taronta SP 2 Bonggo, Kabupaten Sarmi, Papua, resmi ditutup oleh Tim SAR Gabungan. Penutupan operasi pencarian dilakukan pada Rabu (7/1) setelah upaya pencarian selama delapan hari tidak membuahkan hasil.
Koordinator Pos SAR Sarmi, Yohanis Muay, menjelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam operasi SAR.
“Operasi SAR telah dilaksanakan secara maksimal selama delapan hari. Namun hingga hari terakhir pencarian, korban belum berhasil ditemukan.
Oleh karena itu, sesuai aturan yang berlaku dan hasil koordinasi bersama keluarga, operasi SAR resmi ditutup dan korban dinyatakan hilang,” ujar Yohanis dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/1).
Ia menambahkan, sebelum penutupan operasi, Tim SAR Gabungan terlebih dahulu berkoordinasi dan bersepakat dengan pihak keluarga bahwa upaya pencarian sudah tidak efektif lagi untuk dilanjutkan.
Pada hari terakhir operasi, Rabu (7/1), Tim SAR Gabungan melaksanakan sejumlah tahapan pencarian. Dimulai pukul 06.30 WIT dengan persiapan peralatan dan perlengkapan SAR, dilanjutkan briefing dan pergerakan tim menuju lokasi kejadian perkara (LKP) pukul 06.40 WIT.
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…