Kasus ini menambah daftar panjang korban akibat kecelakaan laut di Papua. Tercatat sejak 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, perairan Papua telah memakan sedikitnya 16 korban jiwa. Sebelumnya, insiden tenggelamnya sebuah speedboat di Perairan Kepulauan Yapen juga menelan banyak korban.
Dari 21 penumpang, empat orang berhasil ditemukan, dua di antaranya meninggal dunia, sementara 16 orang lainnya dinyatakan hilang setelah operasi pencarian ditutup.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi laut, khususnya saat beraktivitas di pesisir pantai, mengingat arus dan cuaca di perairan Papua yang kerap berubah secara cepat,” pungkas Yohanis (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Peringatan tersebut disampaikan John Nosta, pakar inovasi AI dan pendiri NostaLab, lembaga pemikir yang menyoroti…
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pelaksanaan Program ANANDA (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari…
Gol pertama PSBS dicetak oleh Sandro Sembalo menit, Mohcine Hassan menit 25, Ruyeri Blanco 37…
Kepada Cenderawasih Pos, Kepala Kantor Kemenkum Wilayah Papua Anthonius M. Ayorbaba mengatakan bahwa, capaian ini…
"Pelayanan perpanjangan SIM A dan SIM C ini hanya ditujukan bagi tukang ojek online dan…
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara…