Categories: BERITA UTAMA

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

JAYAPURA–Situasi keamanan di Papua kembali menjadi sorotan. Sistem pengamanan yang dinilai berlebihan disebut-sebut berdampak pada ketenangan masyarakat sipil. Anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap pola pengamanan yang diterapkan oleh aparat, baik TNI maupun Polri.

Menurutnya, tuntutan evaluasi itu juga datang dari masyarakat yang menginginkan pendekatan keamanan yang lebih humanis. Terlebih, Indonesia telah berusia 80 tahun, sementara integrasi Papua ke dalam NKRI sejak 1963 seharusnya diiringi dengan jaminan rasa aman yang lebih baik bagi warga.

“Saya akan bicarakan ini di Komisi II, dan juga akan saya sampaikan ke teman-teman di Komisi I. Karena menurut saya konflik ini seharusnya sudah menurun, tetapi kenyataannya masih berulang. Korban terus berjatuhan, baik dari pihak keamanan maupun masyarakat,” ujarnya saat ditemui di Jayapura, Kamis (30/4).

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak boleh justru mengorbankan masyarakat sipil. “Tidak bisa dalam upaya melindungi negara, rakyat justru menjadi korban. Itu tidak boleh terjadi,” tegasnya. Komarudin juga menyinggung laporan insiden kekerasan yang menimpa warga sipil, termasuk dugaan korban ibu hamil dalam peristiwa di wilayah Paniai.

Ia menyebut informasi tersebut masih perlu pendalaman lebih lanjut, mengingat keterbatasan akses ke lokasi kejadian. Selain itu, ia menilai komitmen negara dalam menangani konflik Papua perlu diperkuat secara serius. Pola penanganan yang berulang dinilai tidak hanya memperpanjang konflik, tetapi juga menjadi sorotan di tingkat internasional.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemkab Keerom dan PLN Geser Jaringan Listrik demi Penataan Area Wisata

Pembangunan fisik Patung Yesus di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom kini telah rampung…

45 minutes ago

Sinergikan Program Otsus Papua, Pemkab Jayawijaya Koordinasikan  Dengan BP3OKP

Plt Sekda Kabupaten Jayawijaya Drs. Tinggal Wusono, M.AP menyatakan Otsus Papua merupakan instrumen penting dalam…

2 hours ago

Belajar dari Kasus Keracunan MBG Depapre, Bupati Jayapura Ingatkan SPPG Utamakan Keamanan Makanan

Menurut Yunus, proses penyediaan makanan untuk program MBG tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Mulai dari…

3 hours ago

Musim Kemarau, Warga Diingatkan Waspadai Air Minum dan Risiko Diare

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang berkaitan dengan infeksi…

4 hours ago

Guskamla Koarmada III Gelar Bhakti Sosial  di Bondifuar

Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III melalui program Guskamla Peduli “Aku Cinta Laut” menggelar Bhakti…

5 hours ago

Meski Ada Pro dan Kontra Program Pembinaan Orang Mabuk Tetap Jalan

Rencana Pemerintah Kabupaten Jayapura menjalankan program pembinaan bagi warga yang terjerat kebiasaan mengonsumsi minuman keras…

6 hours ago