

Ilustrasi stok beras di gudang Bulog. Stok beras nasional dinyatakan aman hingga Idul Fitri 2026. (Humas Kementan)
JAKARTA-Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan saat ini stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang yang dikelola mencapai 3.351.900 ton, dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Imlek, Ramadhan hingga Lebaran Idul Fitri 2026.
“Kami jelaskan, stok komoditas beras Bulog di seluruh tanah air. Jadi total stok beras Bulog di tanah air adalah 3.351.900 ton,” kata Rizal dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini penanganan bencana di wilayah Sumatera yang digelar di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan total stok beras Bulog yang tersimpan di gudang seluruh Indonesia saat itu sebagai cadangan strategis nasional pemerintah untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan nasional.
Kesiapan stok tersebut digunakan menghadapi perayaan Imlek dalam waktu dekat kemudian bulan Ramadan hingga Lebaran sehingga distribusi dan ketersediaan beras tetap terjaga nasional bagi masyarakat.
“Kesiapan stok ini untuk menghadapi pertama adalah Imlek dalam waktu dekat, kemudian menghadapi Ramadhan, kemudian menghadapi Lebaran,” ujar Rizal.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…