

Pj Gubernur Papua Ramses Limbong dan ketika menyampaikan sambutan belum lama ini. (foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Beberapa pekerjaan rumah yang mesti dibereskan Pj Gubernur Papua Ramses Limbong tersisa masa kepemimpinannya di tahun 2025.
PR tersebut di antaranya penataan organisasi. Sebab menurut Ramses, selama ini masih banyak pelaksana tugas (Plt) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua.
“Kita mesti bereskan ini, supaya dalam bekerja dia memiliki keyakinan dibanding jika yang bersangkutan masih sebagai Plt,” ucap Ramses kepada wartawan usai merayakan malam tahun baru di Gedung Negara, Rabu (1/1). “Dan itu sedang kita usulkan eselon 3 maupun eselon 2, sedang berproses,” kata Ramses menambahkan.
Pekerjaan rumah lainnya yakni setelah adanya Daerah Otonomi Baru (DOB), Pendapatan Asli Daerah (PAD) Papua semakin kecil. Oleh sebab itu kata Ramses, tak bisa lagi berpangku tangan. “Kita bisa mengolah apa yang ada di Papua saat ini, yang salah satunya meningkatkan swasembada pangan melalui pertanian, perikanan dan lainnya,” terangnya.
Ramses menerangkan, sesuai rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJMD) yang sudah disahkan, sektornya adalah pertanian dan pariwisata. “Itu menjadi fokus kita untuk 5 tahun ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, saat perayaan malam tahun baru, gubernur meminta ASN untuk tetap optimis dengan segala tantangan dan hambatannya. “Seluruh ASN terutama para OPD terkait meningtkatkan kinerja yang efeknya adalah kesejahteraan masyarakat atau peningkatan PAD dan lainnya,” harapnya.
“Dengan optimisme dilandasi dengan kebersamaan, saya yakin Papua lebih baik dan lebih maju ke depannya,” ucapnya.
Selain itu, Ramses juga meminta peran serta masyarakat dalam membangun Papua. Sebab menurutnya, pemerintah sebatas fasilitator dibutuhkan kebersmaaan untuk mencapai satu tujuan. (fia/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…