

Suasana malam pergantian tahun yang dilaksanakan Pemkot Jayapura di Taman Imbi Kota Jayapura, Rabu (1/12) kemarin. Meski dalam suasana hujan, namun masyarakat antusias menikmati hiburan di malam pergantian tahun. (Foto: Jimi cepos)
Menyaksikan Malam Pergantian Tahun di Sejumlah Wilayah di Kota Jayapura
Malam pergantian tahun di Kota Jayapura kali ini cukup unik, pasalnya di Distrik Jayapura Utara hujan sempat mengguyur dengan cukup deras, sementara di Distrik Jayapura Selatan dan Abepura tidak turun hujan, bagaimana suasananya?.
Laporan: Jimi Karlodi
Antusias masyarakat Kota Jayapura dalam merayakan malam pergantian tahun dan menyambut Tahun Baru 2025 sangat tinggi. Hal itu terlihat di sejumlah titik di Kota Jayapura banyak dikerumuni warga yang ingin menyaksikan detik-detik pergantian tahun salah satunya di Taman Imbi.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi ribuan masyarakat Kota Jayapura padati taman Imbi untuk menyambut detik-detik pergantian tahun.
Kawasan ini menjadi salah satu magnet utama masyarakat Kota Jayapura untuk merayakan malam pergantian tahun, setelah Jembatan Merah di teluk Youtefa, dan kantor Gubernur Papua.
Mekipun begitu malam pergantian tahun kali ini di Kota Jayapura, dihiasi hujan yang turun sejak pukul 22.30 WIT hingga larut malam. Meski cuaca kurang mendukung, antusiasme masyarakat untuk menyambut tahun baru 2025 tidak surut.
Hujan mulai deras sekitar pukul 23.00 WIT, melanda berbagai wilayah di pusat kota dan sekitarnya. Sejumlah acara yang untuk memeriahkan malam pergantian tahun terpaksa tetap dilaksanakan karena hujan turun sementara acara berlangsung.
Beragam kegiatan, termasuk panggung hiburan dan pesta kembang api, tetap digelar untuk menyemarakkan malam tahun baru.
Meskipun hujan membasahi suasana, warga tetap bersemangat memadati area perayaan. Mereka datang dengan membawa jas hujan dan payung, menunjukkan tekad yang kuat untuk merayakan momen spesial tersebut.
Taman Imbi menjadi tempat daya tarik utama masyarakat Kota Jayapura untuk merayakan malam pergantian tahun, setelah Pemkot Jayapura melakukan penataan kawasan itu menjadi taman Kota.
Banyak hal yang dilakukan warga di tengah keramaian tersebut. Mayoritas menikmati suasana sambil jajan beraneka ragam makanan yang dijajakan PKL. Sebagian lainnya tampak menikmati pertunjukan musik yang dihelat Pemerintah Kota Jayapura.
“Walau hujan, kami tetap ingin merayakan bersama keluarga dan teman-teman. Ini sudah menjadi tradisi tahunan kami,” ujar Ria, salah satu warga yang merayakan malam pergantian tahun di taman Imbi Kota Jayapura.
Untuk memastikan keamanan selama perayaan, personel kepolisian dan petugas gabungan dikerahkan ke berbagai lokasi untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.
Selain keamanan, momen pergantian tahun juga membawa keberkahan bagi para pedagang kali lima. Hingga Rabu (1/1/2025) sekira pukul 01.00 WIT hujan masih terus berlanjut, warga masih tetap bertahan sembari mencari tempat untuk berteduh sambil mendengarkan penampilan dari beberapa penyanyi lokal Papua.
“Semoga tahun depan lebih membawa kebahagiaan dan keberkahan. Hujan di malam ini mungkin tanda keberkahan untuk kita semua,” tutup Ria dengan penuh harap.
Saat itu, langit Kota Jayapura dihiasi dengan banyak bunga kembang api. Dentuman pun terdengar silih-berganti, bunga kembang api dengan warna-warni menjadi penghias langit pada tengah malam itu menandai masuknya awal Tahun Baru 2025.
Warga mengabadikan momen itu dengan merekamnya dari ponsel masing-masing. Tidak hanya itu, surat terompet pun terdengar menggema, ikut menyambut pergantian tahun.
“Yeee selamat tahun baruuuu,” terdengar suara dari seorang warga yang menyaksikan.
Page: 1 2
Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…
Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…
Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…
Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…
Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…