

Polisi mengamankan lokasi Kebakaran serta mengatur lalulintas, Rabu (25/3) malam. (foto:Humas for Cepos)
SENTANI – Kebakaran hebat melanda kawasan Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, tepatnya di depan Stadion Lukas Enembe, pada Rabu malam (25/3) sekitar pukul 21.15 WIT. Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah warga dan satu unit tempat usaha bengkel.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kapolsek Sentani Timur IPTU Zeth Paundanan,membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 21.15 WIT, kemudian personel piket langsung menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak Pemadam Kebakaran untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya dalam rilis, Kamis (26/3).
Kejadian bermula saat salah satu penghuni rumah, NO (42), melihat kobaran api muncul dari bagian samping rumahnya sekitar pukul 20.30 WIT. Api dengan cepat membesar dan menyebar ke bangunan lain yang berada berdekatan, mengingat sebagian besar material bangunan terbuat dari kayu yang mudah terbakar.
Dalam situasi panik, korban A.n Novita Ohee langsung menyelamatkan diri bersama cucunya Melan Ohee yang masih kecil dan berusaha meminta bantuan warga sekitar. Namun, keterbatasan peralatan serta sumber air membuat api tidak dapat dikendalikan secara cepat hingga akhirnya melalap seluruh bangunan.
“Personel Polsek Sentani Timur yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan awal dengan mengamankan tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi, serta mengimbau warga agar tidak mendekati titik api demi keselamatan,” terangnya
Tak lama kemudian, bantuan mobil tangki air tiba dan digunakan bersama warga untuk menahan penyebaran api agar tidak merembet ke bangunan lain.
Sekira pukul 22.00 WIT, armada Pemadam Kebakaran Kabupaten Jayapura tiba dan langsung melakukan pemadaman intensif hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekira pukul 22.55 WIT. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” tambahnya.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…