

Pedagang mama- mama OAP yang berjualan di Pasar Pharaa Sentani beberapa waktu lalu. Mereka juga mendapat perhatian dari Dinas UMKM dan Koperasi Kabupaten Jayapura melalui dana Otsus. Priyadi/Cepos
SENTANI -Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura Haryanto mengatakan, di tahun 2024 ini dana Otonomi khusus (Otsus) yang dikelola Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura sekitar Rp 4 miliar. Ada penurunan sekitar Rp 1.8 miliar dari tahun sebelumnya tahun 2023.
Walaupun dana Otsus tahun ini turun, namun pihaknya tetap mengelola dengan baik untuk 2 bidang di dinasnya yakni bidang koperasi dan UMKM.
“Kita terima dana Otsus tahun ini sekitar Rp 4 miliar dan kita gunakan untuk membiayai program kegiatan dua bidang. Ada pembangunan untuk koperasi, kegiatan pelatihan dan lainnya,”ungkapnya, Jumat (10/5)kemarin.
Haryanto menjelaskan, adanya bantuan dana Otsus untuk Dinas UMKM dan Koperasi Kabupaten Jayapura sangatlah membantu dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan eksistensi koperasi di Kabupaten Jayapura.
Untuk itu, tugas dari Dinas yakni melakukan pembinaan, pendampingan, pelatihan dan memastikan pengelolaan serta pemanfaatan bantuan dana Otsus bisa dirasakan, dimanfaatkan dan ada dampaknya, serta harus tepat sasaran.
Ditambahkan, untuk di Kabupaten Jayapura saat ini pelaku usaha sudah semakin meningkat. Ini menandakan kemandirian warga dalam membuat usaha sendiri semakin tinggi di tengah perkembangan populasi penduduk serta pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jayapura.
Oleh karena itu, peran Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura senantiasa tetap dibutuhkan untuk memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para pelaku usaha.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…