Categories: SENTANI

Buang Sampah, Warga Diminta Taati Waktu yang Telah  Ditentukan

SENTANI-Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri meminta warga  Kabupaten Jayapura yang tinggal di Wilayah Sentani untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di drainase maupun di sungai dan disembarang tempat.

Pasalnya, hal ini dapat memicu banjir yang kapan saja bisa terjadi. Serta membuat wilayah Sentani terlihat kotor. Apalagi ini pintu masuk Papua, jangan sampai ada citra jelek terkait kebersihan di Kabupaten Jayapura.

“Kita imbau warga untuk buang sampah jangan di sembarangan tempat. Tapi pada tempatnya dan waktunya juga sesuai dengan yang telah ditentukan,”ucapnya, Jumat (10/5) kemarin.

Dikatakan, kepada warga yang tinggal di daerah Distrik Sentani, Sentani Timur dan Waibhu untuk membuang sampah sesuai waktu yang telah ditentukan,  sesuai dengan aturan persampahan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3  Tahun 2012.

“Masyarakat yang hendak membuang sampah sesuai waktu dari 19.00 WIT malam hingga 05.00 WIT pagi. Jangan dilakukan di luar jam tersebut dan buanglah sampai di tempat yang telah ditentukan,”ujarnya.

Diakui, kesadaran warga di Sentani dan sekitarnya masih sangat kurang dalam hal mentaati waktu membuang sampah.  Pasalnya masih saja ditemukan sampah yang dibuang di tempat pembuangan sampah padahal sampah di tempat tersebut telah diangkut dan dibersihkan oleh petugas kebersihan.

Hal ini tentu berdampak pada kenyamanan warga saat melintas karena terlihat masih ada tumpukan sampah maupun aroma bau tak sedap.

Oleh karena itu, diminta kesadaran warga membuang sampah pada tempatnya dan waktunya harus benar- benar sesuai dengan aturan yang ada.

“Kenapa kita terus ingatkan warga buang sampah sesuai waktu, supaya pada saat aktivitas padat di siang hari tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat mengurangi keindahan serta kenyamanan warga,”imbauannya.

Ditambahkan, petugas kebersihan sudah melakukan tugasnya sejak malam hingga pagi dalam pelayanan kebersihan Kota Sentani. Setelah itu, tidak ada lagi pengangkatan sampah dan warga tidak boleh membuang juga.

Hal lainnya, Basri juga meminta warga yang sering mencari pakan sisa sisa makanan di tempat sampah untuk hewan ternaknya, tidak boleh asal bongkar karena ini bisa menimbulkan bau tak sedap karena sampah jadi berhamburan. Membuat petugas saat mengangkat sampah jadi repot atau kerja dua kali.(dil/ary)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

23 hours ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

1 day ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

1 day ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

1 day ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

1 day ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

1 day ago