Categories: SENTANI

Ada Penambahan Anggaran di Dewan, Jangan Sampai Silpa

SENTANI -Anggota Banggar DPRD Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Jayapura Eymus Weya mengatakan, penambahan anggaran Rp 6 miliar dalam pembahasan APBD P TA 2023 untuk Sekwan DPRD Kabupaten Jayapura jangan menyumbang banyak Silpa.

Karena saat ini efektivitas dalam bekerja hanya 60 hari saja, mengingat dewan hanya bekerja di hari Senin sampai Jumat,  sedangkan Sabtu dan Minggu tidak kerja.

Diakui, untuk internal Sekretariat  DPRD Kabupaten Jayapura mendapatkan Pagu Anggaran sebesar Rp 45 miliar dari APBD induk 2023,  yang disetujui TAPD Kabupaten Jayapura dari usulan sebelumnya Rp 54 miliar.

Kemudian dalam APBD Perubahan 2023 ini, Sekwan DPRD Kabupaten mendapatkan penambahan Pagu anggaran Rp 6 miliar lebih.  Setelah berjalannya waktu dalam pembahasan APBD Perubahan tersebut di akhir tahun ini waktu masih tersisa 3 bulan. Sementara ada beberapa program kegiatan yang harus DPRD Kabupaten Jayapura selesaikan akhir tahun ini.

“Setelah kita hitung-hitung waktu normal 3 bulan ke depan kita bekerja di akhir tahun ini mulai bulan Oktober, November dan Desember bekerja hanya Senin sampai Jumat,  sedangkan Sabtu dan Minggu tidak kerja. Dengan berkurangnya waktu kerja, tentu penyerapan anggaran untuk program kegiatan sangat berat sekali ,”ungkap Eymus  di Sentani, Rabu (4/10).

Oleh karena itu, apabila dalam waktu tersebut ada juga beberapa program kegiatan dewan yang tidak bisa dilaksanakan tentu akan menanggung banyak Silpa( Sisa Lebih Perhitungan Anggaran)

Eymus berharap, penyerapan program kegiatan bisa maksimal, jika ada Silpa tahun ini jangan lebih Rp 1 miliar. Pimpinan Dewan maupun Sekwan harus   lebih selektif dalam pengelolaan pagu anggaran,   supaya kegiatan  bisa maksimal di dua bulan terakhir ini dan supaya Silpanya tidak terlalu besar.

Apalagi dalam APBD Perubahan 2023, ada beberapa OPD yang tidak mendapatkan penambahan anggaran tentunya ini sangat disayangkan.

  ‘’Jika OPD ini menyangkut pelayanan masyarakat seperti Dukcapil maupun dinas lainnya tentu kasihan, sehingga diharapkan dana yang lebih ini bisa diberikan ke OPD yang tidak mendapatkan penambahan anggaran,’’tandasnya.(dil/ary)

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

8 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

9 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

10 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

11 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

12 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

13 hours ago