

Pj Gubernur Papua Pegunungan Velix Wanggai bersama Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, Sekda Jayawijaya Thony M Mayor dan Forkopimda saat melakukanpemusnahan miras di Halaman Polres Jayawijaya Rabu (26/2) (foto: Deni/cepos)
WAMENA – Menjelang bulan suci Ramadan ratusan miras dan sajam serta puluhan paket ganja serta dua pohonnya dimusnahkan Polres Jayawijaya bersama forkopimda Pemprov Papua Pegunungan dan Forkopimda Jayawijaya dihalaman Polres Jayawijaya Rabu (26/2) kemarin
Kapolres Jayawijaya AKBP Herri Wibowo, S.IK menyatakan ratusan dan Sajam serta narkotika jenis ganja yang dimusnahkan hari ini merupakan hasil razia yang dilakukan sejak akhir tahun lalu hingga saat ini di wilayah hukum polres Jayawijaya dimana ada 63 paket ganja, 11 pohon ganja, 12 Galon ukuran 19 Liter Cap tikus (CT), 45 Jeringen 5 liter berisikan CT, 613 botol air mineral berisi CT.
“Disamping minuman keras lokal , ada juga minuman keras pabrikan seperti 480 botol vodka , 90 botol vodka iceland, 58 botol Kinghause. 45 botol Wiski Robinson (Wiro), 40 Botol Anggur merah, 24 Botol Bir Guines, 20 Fermifan,”ungkapnya Di Polres Jayawijaya.
Untuk sajam yang disita ada 179 parang panjang berbebntuk samurai, 448 parang pendek, 404 Pisau, 91 busur panah, 800 anak panah, 6 cerulit, 9 kampak, 18 tulang kaswari, 51 katapel dan 8 panah wayar semua ini merupakan hasil razia yang sering kita tingkatkan untuk mengamankan situasi di wilayah kabupaten Jayawijaya.
“Miras, Narkoba dan sajam yang didapatkan saat ini merupakan hasil razia selama 3 bulan terakhir, dimana yang paling banyak ditemukan pada bulan desember tahun lalu sampai dengan bulan januari, ini kita kumpulkan untuk dimusnahkan,”jelas Herri Wibowo.
Untuk miras bermerek atau pabrikan yang didapatkan ini merupakan miras ilegal yang sengaja dikirim dari Jayapura untuk diperjual belikan di Wamena dengan harga yang tinggi, memang minuman yang sangat berpengaruh terhadap situasi kamtibmas di Wamena.
Page: 1 2
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…