“Yang paling berbahaya saat ini ada masyarakat kita yang sembunyi -sembunyi mulai mengembangkan tanaman ganja, kemarin dapat di distrik Wouma dan Wolo, dimana tanaman ini masih dalam keadaan hidup dan ada yang sudah dipanen dan ada yang masih bibit,” bebernya
Herri Wibowo menegaskan akan terus melakukan razia yang dibantu oleh fungsi lain untuk memerantas miras dan narkotika, untuk masalah ganja juga ada temuan baru mereka membuat perpaket kecil 1atau 2 gram untuk dipasarkan dengan harga Rp 200 per paket.
“Kita harus jelih melihat itu karena ini seperti orang merokok biasa ditambah dengan miras tentunya ini sangat merusak sekali generasi muda kita, ini yang kami harapkan untuk dibantu dalam membacup pemberantasan miras , narkotika dan sajam,” tutup Herri Wibowo. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…