“Yang paling berbahaya saat ini ada masyarakat kita yang sembunyi -sembunyi mulai mengembangkan tanaman ganja, kemarin dapat di distrik Wouma dan Wolo, dimana tanaman ini masih dalam keadaan hidup dan ada yang sudah dipanen dan ada yang masih bibit,” bebernya
Herri Wibowo menegaskan akan terus melakukan razia yang dibantu oleh fungsi lain untuk memerantas miras dan narkotika, untuk masalah ganja juga ada temuan baru mereka membuat perpaket kecil 1atau 2 gram untuk dipasarkan dengan harga Rp 200 per paket.
“Kita harus jelih melihat itu karena ini seperti orang merokok biasa ditambah dengan miras tentunya ini sangat merusak sekali generasi muda kita, ini yang kami harapkan untuk dibantu dalam membacup pemberantasan miras , narkotika dan sajam,” tutup Herri Wibowo. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut…
Selain sesak napas, sejumlah korban juga mengeluhkan pusing. Beberapa korban bahkan mengalami tekanan psikologis…
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan izin yang diberikan pemerintah…
Menurutnya, semua pimpinan daerah sudah mengetahui mekanismenya. Apa yang sudah diterima harus dipertanggungjawabkan terlebih…
Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat pelayanan bagi warga terdampak kebakaran yang kini masih berada di…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo menyebutkan, keempat orang tersebut diduga terlibat…