“Yang paling berbahaya saat ini ada masyarakat kita yang sembunyi -sembunyi mulai mengembangkan tanaman ganja, kemarin dapat di distrik Wouma dan Wolo, dimana tanaman ini masih dalam keadaan hidup dan ada yang sudah dipanen dan ada yang masih bibit,” bebernya
Herri Wibowo menegaskan akan terus melakukan razia yang dibantu oleh fungsi lain untuk memerantas miras dan narkotika, untuk masalah ganja juga ada temuan baru mereka membuat perpaket kecil 1atau 2 gram untuk dipasarkan dengan harga Rp 200 per paket.
“Kita harus jelih melihat itu karena ini seperti orang merokok biasa ditambah dengan miras tentunya ini sangat merusak sekali generasi muda kita, ini yang kami harapkan untuk dibantu dalam membacup pemberantasan miras , narkotika dan sajam,” tutup Herri Wibowo. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pertamina Patra Niaga mengungkap alasan di balik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis…
"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," kata Havas di Kompleks Istana…
Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…
Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…