Categories: PEGUNUNGAN

Ditikam di Jalan A. Yani Wamena, Seorang ASN Tewas

Tak Ada Barang dan Harta Benda yang Hilang, Polisi Sebut Bukan Begal

WAMENA– Seorang wanita yang berstatus sebagai ASN berinisial LS dianiaya oleh seorang pria yang tidak dikenal dengan cara ditikam di jalan Ahmad Yani Wamena sekira pukul 09.00 WIT.

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi,SH, MH membenarkan adanya aksi penganiayaan yang menyebabkan korban LS meninggal dunia usai sempat dilarikan ke RSUD Wamena.

“Dari keterangan beberapa orang warga yang berada di TKP, korban yang merupakan ASN ini hendak menuju ke kantor namun dihadang oleh seorang laki -laki yang langsung melakukan penganiayaan dengan cara melayangkan tikaman dengan menggunakan pisau ,”ungkapnya saat ditemui di jalan Ahmad Yani Wamena Selasa (24/2).

Kasat Reskrim juga memastikan jika, ini bukan kasus begal karena HP dan motor dan barang -barang bawaan korban semuanya masih utuh, artinya tidak ada harta benda milik korban yang diambil, sedangkan dari motor yang digunakan korban korban sampai terjatuh karena memang dicegat juga dengan motor lainnya yang digunakan pelaku.

“Untuk pelakunya, dugaan awal kami ada hubungannya dengan korban, tapi perlu digarisbawahi itu dugaan awal yang artinya penyelidikan awal karena untuk sekarang pelaku belum kita diamankan karena masih dalam penyelidikan lebih lanjut,”kata Marcelino Rumambi.

Menurutnya, setelah pelaku melakukan penganiayaan tersebut langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor, dan meninggalkan korban di TKP dengan semua barang bawaan korban termasuk barang bukti pisau yang digunakan.

“BB juga sudah kami temukan di sekitar TKP, sedangkan untuk korban masih sempat dibawa oleh saksi-saksi di bawah ke rumah sakit namun sayangnya meninggal dunia,”beber mantan KBO Reskrim Polres Jayawijaya.

Ia juga mengaku jika sempat ke rumah sakit dan masih mendapati korban dalam kondisi hidup, namun saat berusaha untuk mengambil keterangan dari korban untuk mengetahui siapa pelakunya, namun korban tidak bisa menanggapi pertanyaan yang diajukan lagi dan ini tak bisa dipaksakan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sempat Tak Percaya Saat Disuruh Main Baki Sore

Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…

6 hours ago

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

12 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

17 hours ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

18 hours ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

21 hours ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

23 hours ago