

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo saat mengunjungi warga di tenda pengungsian, Kamis (3/9) malam. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan aktivitas di Posko, terutama distribusi bantuan, berjalan tertib.
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menyiapkan pos pengawasan pada akses masuk dan keluar kawasan pengungsian.
Pos tersebut nantinya menjadi titik pengendalian bagi setiap orang yang hendak memasuki maupun meninggalkan area pengungsian.
“Perlu sekali pengawasan yang ketat dari pihak aparat keamanan untuk memastikan wilayah pengungsian tetap kondusif,” ujar Abisai saat memberikan keterangan kepada awak media di sela kunjungannya ke posko pengungsian, Kamis (3/9).
Menurutnya, pengawasan tersebut bukan dimaksudkan untuk menghambat masyarakat yang ingin membantu para korban. Sebaliknya, langkah itu diperlukan agar setiap aktivitas di lokasi pengungsian dapat terdata dan berlangsung sesuai kepentingan.
Masyarakat yang datang untuk menyerahkan bantuan, menjenguk keluarga maupun memiliki keperluan terkait penanganan warga terdampak diharapkan dapat melalui mekanisme yang telah disiapkan.
Page: 1 2
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…
Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut…