Menurutnya, tugasnya dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya harus menjaga ketahanan stok bahan pokok tidak berkurang, kalau sampai berkurang maka dengan sendirinya harga akan melambung naik.
Ironisnya pengakuan dari pemasok barang jika saat ini memang daya beli masyarakat menurun, ini yang membuat mereka bepikir lagi untuk menaikan barng dengan jumlah besar.
Ia juga mengharapkan kepada pemasok barang untuk lebih teliti melihat kondisi dan situasi saat ini, artinya harus memilah mana barang yang harus dinaikan untuk menjaga ketahanan stok di pasaran Wamena.
Selain harga sembako dan bahan bangunan yang mengalami kenaikan, untuk harga komuditi pertanian dipasaran Wamena seperti sayuran, buah dan bumbu basah hanya tomat yang mengalami kenaikan dengan harga awal Rp 30.000 per Kg kini menjadi Rp 40.000 per Kg, sedangkan untuk cabai rawit yang sebelumnya sempat Rp. 170.000 per kg kini sudah ada penurunan Rp Rp 120.000 kg (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…