

Dr. Novita Medyati, SKM, M.Kes(foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Penerimaan mahasiswa baru (Maba) FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat) Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk tahun akademik 2026/2027 telah dibuka, dengan gelombang pendaftaran yang sudah berjalan.
Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Uncen, Dr. Novita Medyati, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa penerimaan mahasiswa baru di FKM Uncen ada beberapa jalur penerimaan. Salah satunya adalah Seleksi Lokal Siswa Berprestasi (SLSB).
SLSB ini kata Novita menjadi salah satu persyaratan bagi mahasiswa baru yang ingin masuk di FKM Uncen. Dengan penilaian dari akademik dan non akademik, khususnya berdasarkan rekomendasi sekolah asal, nilai raport dan prestasi siswa. Pihaknya juga memberikan prioritas kepada anak-anak asli Papua.
“SLSB menekankan pada rekam jejak prestasi baik di bidang akademik (olimpiade, nilai raport) maupun non akademik (olahraga, seni) dengan rasio 80% OAP dan 20 % non OAP,” kata Novita kepada Cenderawasih Pos, Kamis (16/4).
Selain itu, seleksi lain bagi Maba yang ingin menempuh pendidikan Strata l (S1) di FKM harus melewati Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Tes Potensi Akademik (TPA) di kampus (Uncen).
Sementara untuk program Strata 2, Novita mengungkapkan bahwa penerimaan berdasarkan hasil tes kemampuan kompetensi masyarakat (Kesmas), TPA, TOEFL dan Wawancara. Khusus TOEFL, Novita menyampaikan dapat menyusul, namun harus lulus sebelum ujian proposal nantinya.
“Untuk S1 melalui tes UTBK- SNBT tes nasional, dan untuk seleksi mandiri ada test TPA yang dilaksanakan universitas. Untuk S2, penerimaannya berdasarkan hasil tes kemampuan kompetensi kesmas, TPA, TOEFL, dan wawancara,” terangnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…