

Abdul Rahman Basri (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura mengusulkan sebanyak 14 kampung tahap pertama dari total 24 kampung pesisir dalam program pengembangan kampung nelayan Merah Putih.
Koordinator acara yang juga Asisten II Sekda Kabupaten Jayapura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Rahman Basri, menjelaskan hingga saat ini dari 14 kampung yang diusulkan, sebanyak delapan kampung telah memenuhi persyaratan administrasi dan teknis.
“Dari 14 kampung yang kami usulkan, saat ini sudah ada delapan kampung yang memenuhi syarat administrasi dan teknis,” ujarnya Kamis (16/4).
Ia mengatakan, saat ini tim terpadu dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama tim teknis terkait serta pemerintah Kabupaten Jayapura tengah melakukan peninjauan lapangan selama sepekan, sejak Senin hingga Sabtu.
Peninjauan dilakukan di delapan kampung yang telah memenuhi persyaratan, termasuk kunjungan lanjutan ke Kampung Muaib, Kampung Muris, dan Kampung Kendate, Kampung Tarfia dan beberapa kampus untuk memastikan kesesuaian data dan dokumen secara administrasi maupun teknis.
Menurutnya, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan, serta mendukung percepatan program pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan strategis nasional.
“Kami berharap delapan kampung yang sudah memenuhi syarat ini dapat segera diproses lebih lanjut di Jakarta. Jika dinyatakan memenuhi ketentuan, maka akan ditetapkan sebagai lokasi pembangunan,” jelasnya.
Ia menambahkan, rencana pembangunan kampung nelayan tersebut dijadwalkan mulai pada Mei atau Juni dan ditargetkan rampung pada Oktober hingga November mendatang.
Program ini akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kampung pesisir, dengan total 24 kampung yang direncanakan masuk dalam pengembangan kawasan nelayan Merah Putih.
Beberapa kampung yang diusulkan berada di Distrik Demta, Distrik Rafenirara, dan Distrik Depapre.
Page: 1 2
Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…
Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…
Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…
Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…