

Pelaku lima kasus curas yang selama ini menjadi DPO Polres Jayawijaya DH berhasil diringkus di Jalan Trans Kimbim Wamena usai mencoba melarikan diri dari sergapan aparat kepolisian Sabtu (10/1) (foto:Dok Sat reskrim Polres Jayawijaya)
WAMENA – DPO Kasus Pencurian dan kekerasan (Curas) yang terlibat dalam 5 kasus salah satunya kasus pengeniayaan terhadap seorang anggota TNI, berinisial DH berhasil diringkus Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Jayawijaya usai sebelumnya melakukan pengejaran sampai di jalan trans Kimbim. Sabtu (10/1)
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya, S.T.K, MH membenarkan penangkapan terhadap salah satu DPO berinisial DH yang dalam melakukan aksinya tak segan -segan melukai korbannya, sejak awal tim menerima informasi dari timsus jika target DH (DPO CURAS) terpantau di area Honelama,
“Tim Taring Babi Sat Reskrim Jayawijaya yang dipimpin Kanit Pidum merapat ke Honelama, usai mengetahui keberadaan aparat DH langsung mencoba melarikan diri dan dilakukan pengejaran sampai di jalan Trans Kimbim tepatnya sebelum Batalyon 756/ Wimane Sili,”ungkapnya di Wamena.
Tim berhasil mengamankan DPO curas DH setelah sebelumnya melarikan diri ke bukit-bukit di Jalan. Trans Kimbim setelah Gunung Susu dan langsung diamankan ke Polres Jayawijaya guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“DH mengaku merupakan pelaku utama terkait percobaan curas LP/393/IX/2025/SPKT/POLRES JAYAWIJAYA/POLDA PAPUA dimana korban merupakan anggota TNI Jhon Rikson Purba. Dimana pelaku yang melakukan pembacokan pada tangan kanan korban menggunakan parang.”kata Kasat Reskrim
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…