

Mobil Toyota Hilux yang digunakan enam pemuda saat diamankan untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan, Jumat (9/1). Usai dimintai keterangan, para pemuda tersebut dipulangkan.(foto: Istimewa)
JAYAPURA– Enam pemuda di Yahukimo dibekuk petugas keamanan dari Satgas Rajawali Habema, Jumat (9/1). Informasi ini sempat ramai diperbincangkan karena banyak yang mengklaim jika enam orang tersebut murni warga sipil dan tidak terlibat tindakan berbahaya atau bertentangan dengan hukum. Namun kronologis penangkapan juga beragam.
Pertama ada yang menyebut enam pemuda ini sedang mencari kayu bakar di Jl Gunung, Dekai kemudian diamankan begitu saja. Namun ada juga yang menyebut jika mereka diamankan ketika berada di dalam mobil Toyota Hilux berwarna silver dan mobil tersebut tidak memiliki plat nomor. Mereka diduga bagian dari anggota kelompok OPM Kodap XVI/ Yahukimo.
Dalam laporan yang beredar, disebutkan bahwa penangkapan terjadi pada Jumat, 9 Januari 2025, sekitar pukul 12.00 WIT. Enam pemuda tersebut adalah AB, TB, UO, EO, AO dan EO. Sebelumnya aparat melakukan patroli drone dan mendapati keenam pemuda ini keluar dari rumah yang diduga markas KKB. Disitulah muncul kecurigaan.
Kabarnya dari hasil pemeriksaan HP oleh personel Yon Taipur dan Yonif 5/ Marinir terindikasi 4 dari 6 orang merupakan anggota OPM Kodap XVI/ Yahukimo dari Batalyon Sisibia. Keterlibatan pemuda yang diduga terlibat dalam organisasi KKB nampaknya sejalan dengan pemaparan Kaops Operasi Damai Cartens pada anev akhir tahun 2025 yang menyebut ada seratusan anak muda yang telah direkrut menjadi anggota KKB di Yahukimo.
Page: 1 2
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…