Karena itu, lanjut Rafael, semua pengiriman dari produk hewan tersebut dapat dikirim namun tetap dengan prosedur yang ada. Termasuk kulit sapi yang sempat tertahan beberapa bulan lalu.
‘’Sempat terjadi penolakan dan itu terjadi bukan karena penyakit. Tapi, pelaku usaha belum memenuhi syarat yang diminta oleh daerah tujuan. Di saerah tujuan, pasti ada persyaratan tertentu dan pelaku usaha wajib menyiapkan dokumen-dokumen yang diminta. Kalau dokumen itu tidak atau ada yang kurang maka daerah tujuan menolak,’’ jelasnya.
Selain kulit dan daging yang dikirim, juga produk turunannya juga sudah bisa dikirim ke luar. Produk turunannya seperti bakso sapi.
Rafael menjelaskan, permintaan dan pengiriman daerah terbanyak saat ini ke wilayah pegunungan Papua. Terutama daging baik maupun babi yang masih hidup. ‘’Juga daging sapi, permintaan terbanyak saat ini dari wilayah pegunungan,’’ tandasnya. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan…
Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya…
Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional…
Kepala Cabang PT SPIL Merauke Puji Harmoko, ketika ditemui media ini mengungkapkan pembongkoran kontainer yang…