

Dua orang pelaku pemalakan di Doyo Lama yang telah diamankan olehSat Reskrim Polres Jayapura, Jumat (23/1) lalu. (foto:Humas for Cepos)
SENTANI – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Sat Reskrim Polres Jayapura bergerak cepat mengamankan dua orang pelaku pemalakan dan penganiayaan yang terjadi di Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Jumat (23/1) malam.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K. melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H. menyampaikan bahwa penangkapan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian menyusul viralnya kejadian di media sosial serta adanya laporan dan keresahan dari masyarakat.
“Peristiwa tersebut mencuat ke publik setelah beredar unggahan masyarakat di media sosial Facebook yang menceritakan aksi pemalakan dan penganiayaan di wilayah Doyo Lama,”katanya dalam rilis, Senin (26/1).
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa seorang sopir truk tangki menjadi korban pemukulan karena tidak memenuhi permintaan uang sebesar Rp50 ribu oleh dua orang yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.
Para pelaku juga melakukan pemalangan jalan dan melarang kendaraan melintas apabila tidak memberikan sejumlah uang.
Selain itu, korban bersama anggota keluarganya sempat ditahan oleh para pelaku, namun dilepaskan karena adanya antrean kendaraan di belakang. Para pelaku kemudian kembali menghadang korban di jalan menuju Kampung Sosiri dan kembali meminta uang, yang akhirnya diberikan agar kendaraan dapat melintas.
“Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Jayapura segera melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan pelaku pertama di Kampung Kanda meskipun sempat berusaha melarikan diri,” terangnya.
Selanjutnya, tim kembali bergerak dan berhasil mengamankan pelaku kedua di Kampung Sosiri setelah diketahui bersembunyi di area hutan belakang rumahnya.
Page: 1 2
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu sedang menyiapkan skuad yang “mewah”. Sejumlah pesepak bola asal Papua…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…