Categories: BERITA UTAMA

Babak Baru, Pelaku Ujaran Kebencian dan Hoaks Dipolisikan Tim Mari-Yo

JAYAPURA – Sembilan hari jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, eskalasi politik di Provinsi Papua meningkat. Pasangan calon nomor urut 2, Mathius D Fakhiri-Aryoko Rumaropen atau Mari-Yo yang selama ini dikenal kalem akhirnya mengambil sikap.

Ini terkait aktifitas di media sosial yang saling serang dan membagikan ujaran kebencian. Alhasil, tim mempolisikan atas beredarnya fitnahan, pencemaran nama baik, berita hoaks dan ujaran kebencian yang dituduhkan kepada Mathius D Fakhiri dan Yulce Enembe.

Pelaku yang dilaporkan menggunakan akun dengan nama Bonny Meabun. Ia terekam dalam jejak digital menuliskan kalimat yang tidak pantas saat mengomentari foto MDF dan Yulce Enembe. Dirinya juga menyampaikan narasi bahwa Mathius Fakhiri yang membunuh Lukas Enembe.

Juru Bicara Pasangan Mari-yo, Muhammad Rifai Darus mengatakan, tindakan ini bukan hanya bentuk perlindungan terhadap individu, tetapi juga perlindungan terhadap martabat demokrasi Papua yang sedang dibangun bersama menuju Pilkada yang damai, beradab, dan bermartabat.

“Ini juga sebagai upaya dini mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama oleh kita semua di tanah Papua,” kata Rifai, saat dalam rilisnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (28/7). Pihaknya menilai, pencemaran nama baik, ujaran kebencian dan fitnah di media sosial telah melewati batas, bukan hanya menyerang pribadi tapi juga mengganggu ketertiban umum dan kehormatan proses demokrasi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 hour ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

2 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

3 hours ago

BPKAD dan Bapperida Harus Evaluasi Ketat Serapan APBD 2026

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…

4 hours ago

TPP Diberikan Berdasarkan Kinerja ASN

Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…

5 hours ago

Pemerataan Akses Energi Harus Jangkau Kampung Terpencil

   “Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…

6 hours ago