

Pemain PSBS Biak saat dikawal ketat pemain Bhayangkara FC dalam laga pamungkas putaran pertama Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo Sleman, Senin (12/1).(foto: Istimewa)
JAYAPURA – Tim PSBS Biak berhasil menutup putaran pertama dengan manis usai menang 4-1 atas Bhayangkara FC pada laga pamungkas putaran pertama Super League 2025/2026.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi pasukan Badai Pasifik untuk bisa menatap putaran kedua dengan penuh optimis.
PSBS memiliki waktu cukup lama untuk berbenah. Putaran kedua kembali bergulir pada 25 Januari. PSBS langsung bertandang ke markas Persib Bandung. Juru taktik sementara PSBS, Kahudi Wahyu mengaku sedikit dipusingkan dengan hukuman PSBS yang tak bisa mendaftarkan pemain baru.
Sehingga ia akan berusaha memaksimalkan pemain yang mereka miliki saat ini. Padahal menurutnya, PSBS butuh beberapa tenaga baru untuk memperdalam skuad mereka. “Saya akan mencoba membangun sebuah kekeluargaan dalam tim, pemain satu sama lain harus saling dukung,” ungkap Kahudi kepada awak media, Senin (12/1).
Menurut Kahudi, ada beberapa hal yang menjadi perhatian mereka. Transisi menyerang serta pertahanan menjadi menu utama mereka dalam paruh musim ini. Mantan pelatih PSIS Semarang dan Persibo Bojonegoro itu juga mengaku mulai menemukan formula yang tepat untuk Nalson Alom dan kawan-kawan.
Formasi tersebut terbilang jitu dan terbukti saat menggilas Bhanyangkara FC dengan skor 4-1 di laga sebelumnya. “Sistem ini akan kami pertahankan sampai putara berikutnya, karena kemungkinan kami tidak bisa menambah pemain dan kami akan maksimalkan potensi yang ada,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan pelatih yang akrab…
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai…
Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi, menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama yang…
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Justice dan Peace menyambut baik putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi…
“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…
Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…