“Hari ini kita berdiri di sini bukan karena suka ribut, bukan karena mau cari panggung. Kita peduli dengan rumah sakit ini, peduli dengan pelayanan kesehatan, dan peduli dengan masyarakat yang setiap hari datang berobat dengan harapan bisa sembuh,” seruan Ichwal saat melakukan orasi.
Ichwal menuturkan bahwa tugas pihaknya adalah melayani, bukan dilayani. Menurutnya, selama ini banyak persoalan yang dirasakan pihaknya, mulai dari persoalan manajemen hingga persoalan keadilan, dan persoalan transparansi.
“Kami minta agar Direktur RSUD Abepura segera dinonaktifkan sesuai arahan tersebut, supaya persoalan yang berlarut-larut bisa diputus dari akarnya,” ujarnya.
Menanggapi terkait dengan aksi tersebut Direktur RSUD Abepura Daisy Urbinas mengaku telah mengetahui rencana aksi tersebut dari jauh hari. Dirinya pun sudah bertemu langsung gubernur dan wakil gubernur Papua.
“Mereka menuntut tunjangan-tunjangan mereka. Isu ini sudah saya dengar dari kemarin, dan saya sudah bertemu Pak Gubernur dan pak Wakil Gubernur, untuk menyampaikan terkait permasalahan tersebut, dan penyampaian pak Wakil Gubernur ke saya bahwa tidak ada aksi demo di lingkungan ASN Provinsi Papua,” kata Urbinas.
Menurutnya, massa aksi yang melakukan aksi tersebut adalah orang-orang yang tidak pernah masuk kantor, sehingga tunjangan mereka ditahan.
“Perintah dari bapak Gubernur, apabila aksi tersebut menghambat jalannya pelayanan Kesehatan maka akan ditindak tegas,” ucapnya.
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…
Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kompleks perumahan warga yang belum memiliki bak atau kontainer…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
Kepala Kampung Koya Tengah, Yunike Rollo, menegaskan bahwa pemerintah kampung tidak hanya memberikan dukungan secara…
Banyaknya oknum yang memanfaatkan situasi konflik untuk melakukan penjarahan dan pencurian di rumah para korban…