

Anggota Komisi XIII DPR RI Yan Permenas Mandenas didampingi Bupati Markus O. Mansnembra, Kapolres Biak Numfor Ari Trestiawan dan Dandim 1708/BN Letkol Kav Jhon Alberth Suweny, S.H meninjau lokasi insiden ledakan bom eks peninggalan perang dunia II, Jumat (5/6).(foto: fiktor Palembangan/cepos )
BIAK-Anggota Komisi XIII DPR RI Yan Permenas Mandenas meninjau langsung pemungkiman warga yang porak-porakparanda akibat insiden ledakan bom eks peninggalan perang dunia II, di rumah berlabuh, belakang eks Damri, Kelurahan Fandoy, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Jumat (05/06).
Dalam kunjungannya di lokasi eks ledakan, Yan Mandenas yang juga adalah Anggora Fraksi Gerindra didampingi langsung oleh Bupati Markus O. Mansnembra, Kapolres Biak Numfor Ari Trestiawan, Dandim 1708/BN Letkol Kav Jhon Alberth Suweny, S.H dan sejumlah pejabat lainnya.
Tak hanya melihat dari dekat rumah-rumah yang rusak akibat ledakan di sepanjang pantai, tetapi Ia juga bertemu langsung dengan korban ledakan di lokasi penampungan, di Hotel Mapia Biak. Dalam kesempatan itu, Yan Mandenas bersama Bupati Markus Mansnembra juga menyerahkan bantuan beras dari Presiden Prabowo Subiato. Selain beras, juga menyarahkan bola dan sejumlah kebutuhan lainnya.
“Bantuan 16 ton beras ini adalah bantuan dari Pak Presiden, pak Bupati minta dan secara simbolis kami sudah bawa beberapa sak,” ujar Yan Mandenas anggota DPR RI yang terpilih dari Dapil Papua saat Posko penampungan.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…