Direktur menduga aksi dilakukan oleh sekelompok orang tersebut terinspirasi dari aksi yang dilakukan oleh sejumlah pegawai di RSJ Abepura beberapa waktu lalu yang menuntut Direktur RSJ Abepura mundur.
Perlu dijelaskan kata Urbinas untuk penggantian Direktur Rumah Sakit adalah hak prerogratif Gubernur. Adapun kekurangan yang perlu dibenahi rumah sakit pasca sidak yang dilakukan oleh gubernur beberapa waktu lalu telah diselesaikan oleh pihaknya di RSUD Abepura.
“Saat Pak Gubernur melakukan sidak kemarin, memang telah menyampaikan bahwa apabila ada pelayanan kesehatan yang tidak sesuai maka direktur akan di copot. Namun saya sudah benahi dan langsung di audit oleh pusat sehingga pak gubernur mengapresiasi saya sebagai Direktur RSUD Abepura,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Barang yang diamankan berupa 10 ban baru, 10 velg, 5 tromol, baut, serta nut. Nilai…
Menurutnya, anggapan bahwa BBM yang datang langsung habis dalam satu hari tidak sepenuhnya benar. Penyaluran…
Langkah tegas tersebut menyasar jalur masuk pesisir guna menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat…
Persoalan tanah adat kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Gerbang Kantor Dinas Pekerjaan Umum…
Laporan yang masuk ke kepolisian tidak lagi sekadar gangguan ketertiban biasa, melainkan ancaman fisik…