Categories: BERITA UTAMA

Aske Mabel Divonis 8 Tahun

Kuasa Hukum Protes, Kliennya Ditembak Tanpa Perlawanan

WAMENA – Pengadilan Negeri Kelas II B Wamena memutuskan hukuman penjara 8 tahun kepada terdakwa Aske Mabel dari kasus pencurian senjata api di Polres Yalimo pada 4 Juni 2024 lalu, dan telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasar 636 Ayat (1) ke (3) KUHP Undang -undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951.

Humas Pengadilan Negeri Kelas II B Wamena, Dean Ginting, SH menyatakan putusan 8 tahun yang diberikan kepada terpidana Aske Mabel lebih kurang setahun dari tuntutan jaksa 9 tahun penjara. Majelis memutus lebih kepada fakta yang ditemukan di persidangan. “Tuntutan disesuaikan dengan fakta persidangan,”ungkapnya di Pengadilan Negeri Wamena Selasa (22/7).

“Dalam kasus ini pembelaan terhadap Aske Mabel disampaikan secara lisan karena terdakwa mengakui kesalahannya, dan permohonan keringanan hukuman yang merupakan hak dari terdakwa juga harus dipertimbangkan majelis hakim,”jelas Dean.

Diketahui terdakwa Aske Mabel selain terlibat kasus pencurian senpi juga terlibat dengan serangkaian kasus pembunuhan.

Hanya saja yang dilimpahkan ke pengadilan baru kasus pencuriannya saja, sehingga sidang yang dilakukan berdasarkan perkara yang telah dilimpahkan. “Untuk Kasus pembunuhan yang dilakukan belum dilimpahkan ke pengadilan, sehingga saat ini terpidana Aske Mabel menjalani hukuman perkara pencurian senpi, apabila diperiksa kembali perkara selanjutnya yang berkaitan dan kalau terbukti, hukumannya akan dipertimbangkan lagi karena terdakwa ini sudah dihukum dengan kasus sebelumnya sekian lama.”katanya.

Ia juga menyebutkan kalau yang bersangkutan masih terlibat dalam kasus lainnya, namun kalau sesuai aturan undang -undang mengatur seorang terpidana tak boleh dihukum selama 20 tahun sehingga majelis hakim yang memeriksa harus pertimbangkan lagi hukumannya walaupun kasusnya berbeda.

Sementara itu kuasa hukum terdakwa Aske Mabel, Agatha Christie, SH menyatakan pihaknya telah melewati proses persidangan mulai dari pemeriksaan saksi dari Jaksa yakni dari Satgas Damai Cartenz yang melakukan proses penangkapan serta rekan -rekan terdakwa Aske Mabel di Polres Yalimo. “Pada saat pemeriksaan dan Jaksa menuntut 9 tahun penjara, dan kami membuat pokok pembelaan untuk Aske Mabel yang mengakui bahwa dalam perkara ini dirinya melakukan pencurian dan menerima hukuman yang diputuskan,”jelasnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Perkebunan Sawit Akan Terus Dikembangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…

3 hours ago

Tak Lagi Sibuk Kejar Target Retribusi, Hanya Atur Angkot Supaya Tertib dan Rapi

Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…

6 hours ago

Polsek Kuala Kencana Ringkus Pelaku Penganiayaan di Jalan Mayon

Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…

8 hours ago

Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…

9 hours ago

Pelayanan Pendidikan dan Bansos Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…

10 hours ago

73.928 Batang Rokok dan 97,92 liter Miras Ilegal Dimusnahkan

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…

11 hours ago