Categories: BERITA UTAMA

Dukung Gubernur dan Wakil Gubernur Orang Asli Papua

MERAUKE– Tahapan proses pendaftaran bagi calon gubernur dan wakil gubernur Papua Selatan akan segera digulirkan. Namun  khusus di tanah Papua, ada UU Otonomi Khusus yang memberi  kebijakan khusus bagi calon gubernur dan wakil gubernur tersebut.

Ketua Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS) Damianus Katayu ditemui media ini disela-sela launching Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Papua Selatan mengungkapkan bahwa  soal keaslian calon gubernur dan wakil gubernur tersebut ada 9 point yang telah dihasilkan Majelis Rakyat Papua se-Tanah Papua baru-baru ini.

‘’Sembilan point yang dihasilkan oleh rapat kerja MRP se-Tanah Papua itu akan ditndaklanjuti. Nanti kita lihat keputusan Pemerintah Pusat  seperti apa. Tapi, pada prinsipnya kami dukung khusus unttuk gubernur dan wakil gubernur itu orang asli Papua sesuai dengan amanat UU Otsus,’’ kata Damianus Katayu.

Soal orang asli Papua tersebut, kata Damianus Katayu, jika merujuk pada Otsus tersebut terkait defenisinya disebutkan tentang suku-suku asli yang mendiami tanah Papua yang terdiri dari reumpun ras melanesia.

‘’Keputusan itu yang perlu kita minta yang jakarta harus memberikan kriteria terkait dengan orang asli Papua, supaya itu menjadi pasti. Pada prinsipnya, MRP mendukung gubernur dan wakil gubernur orang asli Papua,’’ tandas Damianus Katayu.

   Damianus Katayu menjelaskan bahwa bila bicara soal ras melanesia, selain lagir dari pasangan bapak mama ras melanesia kemudian bapak ras melaniesia juga lahir lahir dari mama yang ras melanesia.

‘’Ini yang kemudian masih menjadi polemik dan dinamika sampai sekarang. Sehingga keputusan ini memang harus final agar tidak rancu dibawah atau multi tafsir,’’ katanya. Sebab, MRP  kata dia hanya melaksanakan aturan bukan penentu kebijakan.

‘’Jadi kami bukan penentu kebijakan. Tapi kami mmelaksanakan keputusan. Karena kami dibentuk berdasarkan amanat UU Otsus dan akan melaksanakan amanat UU. Keputusan nanti atau dalam bentuk Perpu, itu   keputusannya ada di Jakarta. Kami siap melaksanakan. Sekali lagi pada prinsipnya, kami mendukung gubernur dan wakil gubernur adalah orang asli Papua. Tinggal defenisinya tentang orang asli Papua ini yang hartus kita bicarakan dengan baik sehingga ini tidak menimbulkan multitafsir di kalangan masyarakat,’’ tambahnya. (ulo/wen)   

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

14 hours ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

15 hours ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

16 hours ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

17 hours ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

18 hours ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

1 day ago